“Selasa Bersama Morrie - Pelajaran Tentang Makna Hidup” by mitch albom

Setelah dikantor sedang beredar buku mengenai "Ayat- ayat cinta" sebuah novel islami yang sangat bagus… hm kayaknya merupakan PR bagi yekti untuk membuatkan rangkumannya :D terus mulai dech bertanya sana-sini "apakah ada yang memilki buku yang ringan yang enak dibaca?" dengan tujuan untuk mengisi liburan panjang idul Fitri 1427 H, maklum berhubung kami sekeluarga nggak ada acara mudik lebaran so cari bacaan untuk mengisi waktu luang :) Ternyata pucuk di cinta ulam tiba… tiba-tiba ada tawaran yang sangat menarik dari Mbak Fitri yang cantik tetangga sebelah tempat duduk yekti berupa buku buah karya Mitch Albom ini :D dengan berbagai iklan yang ditawarkan bahwa buku ini sangat bagus dan menarik dari si empunya :p, Oleh karena itu langsung dech.. yekti terima tawarannya untuk membaca buku ini.

Buku ini bercerita mengenai hubungan antara seorang mahasiswa (Mitch) dengan dosennya (Morrie) yang sangat dekat sewaktu kuliah. Seiring dengan berjalannya waktu hubungan itu hampir terlupakan sampai suatu ketika Mitch melihat Morrie, sang dosen di TV dengan kondisi yang sedang sakit parah menceritakan tentang hidupnya.
Mitch yang saat ini hidup dalam mengejar karier yang tidak memperdulikan kehidupan sekiling langsung saja menghubungi Morrie untuk berdiskusi kembali, pertemuan yang dilaksanakan setiap hari Selasa ini membahas tentang kehidupan, yaitu:

Selasa 1: Bicara Tentang Dunia

Selasa 2: Mengasihani diri sendiri

Selasa 3: Penyesalan Diri

Selasa 4: Kematian

Selasa 5: Keluarga

Selasa 6: Emosi

Selasa 7: Takut menjadi tua

Selasa 8: Uang

Selasa 9: Cinta yang tak padam

Selasa 10: Perkawinan

Selasa 11: Budaya

Selasa 12: Maaf

Selasa 13: Hari yang paling Baik

Selasa 14: Perpisahan

Dari setiap pertemuan itu banyak hikmah kehidupan yang dapat diambil. So yekti sarankan untuk membaca sendiri buku ini… agar bisa diresapi sendiri hikamah dari pertemuan tersebut. Semoga kita dapat memandang kehidupan ini dengan indah seolah-olah kita akan hidup seribu tahun lagi, dan mencari kehidupan akhirat seolah-olah kita akan mati esok hari…amin.

Leave a Reply